Monday, June 9, 2008

Cerita tentang Dua Teman Lamaku

Dalam selang waktu terakhir ini, ada dua teman lamaku , yang setelah "lost contact" cukup lama, tiba-tiba menghubungiku lagi. Mungkin inisial aja yah E dan H. Dua-duanya cewek.

E itu temanku dari SMU. Kenalan pas kelas 2 trus jadi temen sebangku selama setahun itu dan pas kelas 3 sekelas lagi. Duduknya pun di belakangku. Waktu awal-awal masuk kuliah, aku beberapa kali telpon dia dan dia juga sempat main ke rumahku dengan temanku yang lain. Yaa...ngobrol2 seharian. Setelah itu, bisa dibilang aku lost contact sama dia. Terhanyut sama kehidupan kuliah di kampus :P

Selanjutnya H, dia itu teman aku dari TK, terus SD dan SMP juga sama walaupun pas SMP tidak pernah sekelas lagi (kalau aku tidak salah ingat). Jadi, sudah jarang main sama-sama. Yaa.. mungkin sama-sama asik dengan teman-teman baru. Sebenarnya H ini rumahnya cukup dekat dengan rumahku. Tapi, yaa.. aku kalau sudah di rumah, lebih banyak di rumah saja. Paling keluar kalau disuruh mama beli sesuatu ke warung atau aku pengen cari jajanan dan aku juga hampir tidak pernah ketemu H. Dia juga mungkin sibuk dengan berbagai urusannya.

Sekitar akhir Februari atau Awal Maret, E menelpon ke rumahku. Katanya dia melihat nomor telponku dari buku kenangan SMU. Yaa.. diawali dengan bertanya kabar dan dia juga menanyakan nomor telpon beberapa teman SMU kami. Lalu aku bertanya ke E, ada apa menelpon aku, dan jawabannya...ternyata dia akan menikah. Dia belum bisa memberitahu aku kapan tanggalnya persis, tapi sepertinya sekitar bulan april. Sebenarnya aku masih ingin menanyakan tentang dia, selama ini apa aja kegiatannya terus bagaimana ceritanya sampai ketemu sama calonnya, dan banyak hal lainnya. Tapi, karena dia masih akan menghubungi teman-teman yang lain, tidak banyak percakapan kami waktu itu. Beberapa minggu kemudian, belum ada kabar lagi dari E hingga tanggal 20 april siang, E datang ke rumahku... mengantarkan undangan. Yaa.. sama seperti waktu menelpon, kali ini pun tidak bisa banyak bercerita karena dia harus ke tempat lain untuk mengantarkan undangan. Ternyata acaranya seminggu kemudian. Ditemani arryo, akhirnya aku bisa datang ke acara resepsi pernikahan temanku itu. (Thanks yah udah nemenin... apalagi tempatnya cukup jauh dan daerahnya bener2 antah berantah)

Berikutnya cerita tentang H. Aku dan H sebenarnya sudah menjadi "friend" di Friendster (FS). Kalau tidak salah ingat, sejak kuliah dulu. Yaa.. awal-awal aku friendster-an. Tidak ada hujan... tidak ada angin (hehehe.. berlebihan yah) tiba-tiba...H mengirimkan pesan lewat FS yang isinya menanyakan nomor HPku dan dia memberitahukan nomor HPnya. Lantas aku beritahu. Tidak lama setelah itu dia meng-sms aku, isinya yaa nanya2 soal kerjaanku sekarang. Ada beberapa kali kami saling mengirimkan sms. Hari-hari berikutnya, ada beberapa kali dia sms aku. Weekend biasanya, menanyakan apakah aku di rumah atau tidak. Kebetulan waktu dia sms, aku sedang keluar rumah. Hingga hari sabtu pagi kemaren, dia meng-sms aku untuk menanyakan apakah hari minggu pagi besok aku ada di rumah. Aku balas saja bilang ada di rumah. Di pikiranku sempat terbesit mungkin H akan menikah. Jadi ceritanya akan sama dengan temanku E. Tidak lama datang sms balasan dari H yang isinya begini:

"Mau ajak dewi nih join investasi + proteksi bagus. E*** udah join loh :) aku presentasi dulu pd dirimu. Jam 8 bisa?"

Oh iya E*** itu temanku dan H dari TK juga. Pas baca sms itu, aku agak2 terkejut dan dalam hati terbesit "ternyata.. selama ini" Hehehe... Terus aku jawab kurang lebih begini:

"aku udah ikut p********* terus dari kantor akan didaftarkan a******. buat aku udah lebih dari cukup dan gak ingin nambah lagi. terima kasih tawarannya "

Tidak lama ada sms balasan dari H:

"O.. Sama kok. Yg mau aku ajak p*********. Ya wes. Gpp bu. Seneng tahu dirimu udah join :) keep in touch "

Aku tidak membalas lagi sms tersebut.

Hmm... sebenarnya aku senang banget bisa contact2an lagi dengan teman2 lama. Apalagi yang sudah lama banget tidak ketemu. Untuk kasus E, aku sangat senang sekali karena setelah lost contact sekian lama, kabar gembira datang dari dia. Semoga nanti akan ada kabar gembira lagi dari dia atau mungkin teman2ku yang lain. Kalau untuk H, senang juga ternyata aku menjadi orang yang dia ingat. Yaa.. mungkin banyak jalan, cara dan alasan untuk menjalin kembali silaturahmi.